Selasa, Juni 19News That Matters
Baligrafi, Lomba Kreativitas Aksara Bali

Baligrafi, Lomba Kreativitas Aksara Bali

Budaya
Puluhan murid SMA/SMK di Negara Selasa (12/12), mengikuti kompetisi Baligrafi (kreasi seni aksara Bali). Lomba atas inisiatif Paiketan Penyuluh Bahasa Bali Jembrana ini berawal dari keprihatinan mulai hilangnya kemampuan angkatan muda dalam menulis aksara Bali. Jarang ditemukan siswa yang bisa membaca dan menulis aksara Bali. Apalagi sampai berkreasi seni menjadikan aksara membentuk suatu gambar atau karya seni. I Made Surianta, pengajar Bahasa Bali yang juga selaku pelaksana kegiatan menjelaskan, meski baru pertamakali dilaksanakan di Jembrana, tapi antusias siswa cukup lumayan. Kreasi seni mereka juga beragam, walaupun masih setingkat SMA/SMK. “Seperti bentuk Matcya Awatara yang menjadi juara I dan Barong Rangda juara dua. Menariknya juga, peserta ini dari berbagai latarbelakang,”
Kemenpar Anggarkan 6 Miliar Demi Pulihkan Pariwisata Bali dan Lombok

Kemenpar Anggarkan 6 Miliar Demi Pulihkan Pariwisata Bali dan Lombok

Berita Provinsi
Akibat erupsi Gunung Agung Bali sangat dirasakan oleh pengusaha pariwisata terlebih di Bali dan Lombok. Oleh sebab itu Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan langkah strategis dengan mengganggarkan Rp 6 miliar untuk memulihkan kondisi pariwisata di kedua daerah tersebut. Hal ini di katakan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana pada Rapat Strategis Antisipasi Dampak Gunung Agung, di Hotel Lombok Astoria Mataram. Anggaran Rp 6 miliar itu menurut Gde Pitana tidak dibagi ke Pemerintah Provinsi Bali atau NTB, tetapi akan dibikinkan program supaya wisatawan bisa mendapatkan informasi yang jelas sehingga keadaan pariwisata di Bali dan NTB dapat kembali normal. Untuk itu, Kemenpar akan menggandeng CNN, Trip Advisory, Bloomberg bahkan Google, dal...
Buleleng Genjot Aktifitas MICE

Buleleng Genjot Aktifitas MICE

Berita Daerah
Kunjungan turis mancanegara yang surut, membuat Dinas Pariwisata Buleleng ganti strategi. Pemerintah sekarang tak lagi getol menggenjot kunjungan turis mancanegara, melainkan beralih ke pasar wisatawan lokal. Mereka diharapkan dapat mengisi kamar-kamar hotel di Bali Utara, dan menggairahkan sektor pariwisata. Hembusan abu vulkanik ke arah Bandara Ngurah Rai, memang berakibat pada tingkat kunjungan turis. Pembatalan penerbangan, membuat turis tak bisa masuk dan keluar ke Pulau Bali. Akibatnya, sejumlah kamar hotel yang sudah dipesan pun terpaksa dibatalkan karena wisatawan tak bisa datang ke Bali. Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Nyoman Sutrisna menjelaskan, umumnya kegiatan pariwisata di Buleleng berjalan dengan normal. Pasalnya destinasi tujuan wisata, terletak jauh dari Gunung...
Buleleng Genjot Penanaman Jagung Hibrida

Buleleng Genjot Penanaman Jagung Hibrida

Bisnis Bali
Puluhan petani jagung di Kecamatan Gerokgak melakukan kegiatan penanaman jagung hibrida. Program Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng itu adalah salah satu cara untuk memenuhi swasembada pangan terutama pada komoditas jagung, padi dan kedelai (pajale). Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Nyoman Swatantra menjelaskan pengembangan penanaman jagung hibrida di Buleleng tahun ini dijalankan dua kali. Yaitu pada anggaran induk menyasar 1.000 hektare lahan dan di anggaran perubahan seluas 979 hektare. Pengembangan penanaman jagung hibrida di Buleleng pun dilaksanakan di lima kecamatan saja yang jenis lahannya cocok ditanami jagung. Seperti Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sukasada, Seririt dan Gerokgak. Dari 1.979 hektare lahan yang dikembangkan paling banyak ada di Kecamatan Gerokgak, yait...
Sepeda Bambu Produksi Bali

Sepeda Bambu Produksi Bali

Bisnis Bali
Sebuah perusahaan rintisan asal Bali, sekarang ini mengembangkan produksi sepeda berbahan dasar bambu. Walau berbahan dasar bambu, sepeda itu diklaim dapat bertahan dalam waktu lama. "Sejak dilakukan masa uji coba empat tahun yang lalu, sampai kini sepeda tersebut masih mampu bertahan tanpa ada masalah yang cukup berarti," kata I Putu Agus Swastika selaku marketing dan sekaligus co-founder Powerthrone dan Creativepreneur Circle Club C3, perusahaan pencipta sepeda bambu. Putu Agus menjelaskan ada dua produk sepeda yang ditawarkan, yaitu sepeda listrik dan sepeda konvensional. Harga jual sepeda konvensional sebesar Rp 8 juta dan bisa dipesan hanya rangkanya saja seharga Rp 4,5 juta. Agus menceritakan, ide awal produksi sepeda bambu berasal dari ketersediaan bambu yang melimpah d...
Bali Dinobatkan Trip Advisor Sebagai Destinasi Terpopuler di Dunia

Bali Dinobatkan Trip Advisor Sebagai Destinasi Terpopuler di Dunia

Berita Provinsi
TripAdvisor baru saja merilis beberapa tujuan wisata terpopuler dan terbaik, hotel terbaik, taman hiburan terbaik, resto terbaik dan beberapa peringkat terbaik lainnya berdasarkan pilihan pengguna TripAdvisor dari seluruh dunia pada 2017. Terlebih lagi, Bali termasuk salah satu yang menjadi pilihan para pengguna TripAdvisor sebagai tujuan wisata terpopuler di dunia. TripAdvisor hampir digunakan oleh lebih dari 500 juta orang di dunia. Terpilihnya Bali sebagai pilihan favorit destinasi wisata terbaik dunia merupakan salah satu keuntungan bagi Indonesia untuk mengenalkan Bali dan tempat wisata lainnya di Nusantara. Seperti dikutip dari TripAdvisor, ini adalah 7 destinasi terpopuler dunia, termasuk salah satunya yang berada di peringkat puncak adalah Pulau Bali, Indonesia. 7. Barc...
Pura Segara, Keberadaannya Harus Dilestarikan

Pura Segara, Keberadaannya Harus Dilestarikan

Budaya
Paruman Sulinggih seluruh Kota Denpasar kembali diselenggarakan pada Sabtu (9/12) di Wantilan Pura Desa Pakraman Peguyangan. Paruman yang dihadiri Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra ini membahas “Upaya Pelestarian Pura Segara Ditinjau dari Dharma Agama Hindu di Denpasar.” Paruman menghadirkan pembicara, diantaranya Pandita Mpu Daksa Yaksa Acharya Manuaba dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Dwija Hari Murti. Acara ini dihadiri sekitar 214 sulinggih. Wali Kota Rai Mantra menjelaskan pembahasan Pura Segara menjadi pembahasan penting dalam pertemuan kali ini. Hal ini tak terlepas dari eksistensi Pura Segara yang merupakan salah satu potensi kebudayaan yang harus dilestarikan. Pura Segara juga tempat pemujaan Dewa Baruna untuk memohon supaya selalu memberikan kemakmuran kepada seluruh
Nusa Dua Light Festival Diadakan Akhir Tahun

Nusa Dua Light Festival Diadakan Akhir Tahun

Berita Provinsi
Demi menunjukkan bahwa Bali, khususnya area Nusa Dua, tetap aman dikunjungi, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), mengadakan Nusa Dua Light Festival (NDLF). Festival yang dibuka mulai 8 Desember ini, akan berlangsung sampai 14 Januari 2018 yang diadakan di Pulau Peninsula. Menurut Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC, Jatmiko K. Santosa, pegelaran Nusa Dua Light Festival ini mempunyai tujuan untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa Bali tetap aman untuk didatangi. Melalui even ini, diharapkan Nusa Dua dan Pulau Bali tetap bisa menyajikan atraksi dan tingkat hospitality yang tinggi bagi para turis. Selain itu, even ini juga dalam rangka menyambut liburan Natal dan pergantian tahun. “Kegiatan Festival ini sebagai wujud
Bangkai Anak Lumba-Lumba Ditemukan di Pantai Penimbangan

Bangkai Anak Lumba-Lumba Ditemukan di Pantai Penimbangan

Berita Daerah
Bangkai anak lumba-lumba Bottle Nose ditemukan mengambang di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng Sabtu (9/12) sekitar jam 12.30 wita. Diduga lumba-lumba ini terkena jaring lalu lemas dan tenggelam. Bangkai hewan laut yang dilindungi itu saat ini diteliti oleh dosen Perikanan dan Kelautan Undiksha, Singaraja. Penemuan bangkai lumba-lumba Bottle Nose yang habitatnya banyak ditemukan di Pantai Penimbangan sampai di Pantai Celukan Bawang, Kecamata Gerokgak ini secara tidak sengaja. Waktu itu, anggota Kelompok Nelayan (KN) Sari Segara Desa Baktiseraga sedang menyelam untuk mengawasi perkembangan terumbu karang yang baru saja ditenggelamkan beberapa waktu lalu. Pada saat tiga orang nelayan itu kembali ke daratan, terlihat bangkai ikan mengambang. Lokasi ditemukan ka...
Kunjungan Sepi, Monkey Forest Berbenah

Kunjungan Sepi, Monkey Forest Berbenah

Berita Wisata
Keresahan para pengusaha pariwisata tentu tidak akan meluluhkan bencana Gunung Agung yang sampai sekarang ini masih berlangsung. Ditengah situasi renggang seperti ini, pelaku pariwisata mesti melakukan pembenahan, seperti perbaikan di internal yang sedang dilakukan di objek wisata Mandala Suci Wanara Wana atau dikenal Monkey forest Ubud. “Ya sekarang lebih gampang melakukan perbaikan, karena wisatawan agak renggang, kalau hari biasa yang padat kunjungan itu cukup susah mengatur pekerjaan, “ ujar manager Monkey Forest Ubud, Nyoman Buana, Selasa (5/12). Ditegaskan bahwa perbaikan di objek wisata ini telah diagendakan sejak 2016, tapi beberapa kali tertunda karena padatnya kunjungan. Seperti penghutanan kembali areal yang sebelumnya dijadikan areal parkir, ditambah perbaikan sejumlah in