Kamis, November 15News That Matters

Pecatur Remaja Asal Buleleng Raih 3 Emas di Malaysia

Tidak tanggung-tanggung, siswa Kelas VIII SMPN 2 Singaraja ini sukses merebut 3 medali emas sekaligus dalam kejuaraan catur bertajuk ‘ASEAN Age Group Chess Championship 2017’ yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, 26 November-4 Desember lalu.

Pada kejuaraan catur se-Asia Tenggarea itu, Putu Luhur Apngal Kusuma berjaya sapu bersih 3 medali emas untuk Kelompok Umur 16 Tahun (KU-16). Medali emas tersebut didapat dari nomor catur standar, catur kilat, dan catur cepat. Putu Luhur sukses mengalahkan lawan-lawannya pada kejuaraan yang diikuti 10 negara ASEAN terse-but.

Putu Luhur sendiri dipercaya mewakili Indonesia ke kejuaraan bertajuk ‘ASEAN Age Chess Championship 2017’, berkat suksesnya menjuarai Kejurnas Catur 2017. Menurut Putu Luhur, lawan-lawan yang dihadapinya rata-rata berat, terutama pecatur asal Filipina. “Ya, lawan terberat itu dari Filipina. Beruntung, saya bisa mengalahkannya,” ujar Putu Luhur kepada NusaBali di Singaraja, Rabu (6/12).

Menurutnya, keberhasilannya sapu 3 medali emas dalam kejuaraan tingkat ASEAN ini adalah prestasi membanggakan dan patut disyukuri. Inilah hasil kerja kerasnya dalam berlatih selama ini. “Bagi saya, ini adalah hadiah atas kerja keras dan usaha saya,” kata anak semata wayang pasangan Eri Santosa dan Sri Wulan Yuniarti ini.

Sebelumnya, Putu Luhur sempat sukses mendapatkan gelar jawara di berbagai tingkat kejuaraan catur. Salah satunya, sukses menyabet medali emas dan medali perak di kejuaraan bertajuk ‘Malaysia International Chess Festival 2016’. Putu Luhur juga sempat beberapa kali menjadi juara Provinsi Bali hingga juara nasional.

“Dari awal, saya percaya diri bisa berjaya di kejuaraan ‘ASEAN Age Chess Championship 2017’ ini, walau sempat dihantui rasa degdegan. Syukurlah, saya akhirnya juara. Ini karena saya fokus dalam bertanding. Lagipula, saya telah menjalani latihan dan pembinaan,” ujar Putu Luhur. Dia menambahkan, dalam pertandingan catur, selain adu strategi, juga diperlukan konsentrasi dan fokus untuk menjatuhkan lawan.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 2 Singaraja, I Nyoman Purnayasa, mengaku bangga akan raihan prestasi Putu Luhur di bidang olahraga asah otak catur. Sebab, Putu Luhur bukan saja mengharumkan nama sekolah dan daerah, tapi juga Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *